showin' time for u

bersama waktu aq belajar

bahwa kebencian yg tertanam dalam hati adalah ke sia-sia an,
bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya asalkan qt masih mau belajar untuk memahami arti qt hidup di dunia...
atas segala kesalahan tentu akan termaafkan jika qt mau memahami betapa fana nya qt hidup di dunia...

sampai pada titik dimana qt MAMPU untuk IKHLAS atas sesuatu yg paling qt cintai, demi sesuatu yg terbaik bagi dia,
saat itu adalah saat dimana hati qt LAYAK mendapatkan yg terbaik...

jadi nantikanlah...


Untuk Yang Disana Hanya Mampu Menahan Rasa

 Puisi Rindu Dalam Senyap Q

apakah ini,
kegelisahan yang seperti apakah yg sekarang begitu mendera,
menyangkut dan meresahkan hati,
entah aq sungguh nda mengerti apapun yg ada sekarang,
kemanakah hati q,
seakan terpisah jauh dari raga,
ada sebongkah rasa sakit yang tertahan,
andai aq mampu merasakannya sbagai sbuah rasa sakit,
tp bukan,
ini bukanlah sebuah rasa sakit yang seperti itu,
lalu apakah yang kini ada dan bersemayam dengan lekat?

langit menunjukkan amarah,
petir dan deruan guruh menggelegar bersama derasnya hujan,
aq bertahan, masih dalam angan yang entah kemana,
abaikan segala rasa..
dalam jengkal hidup q yang kesekian,
pun pada cobaan2 yang telah terangkai,
rasa ini baru pertama hadir,
bagaimana mungkin?
apa yang sesungguhnya ada ini adalah tentang dia?
ada apa dengannya?
apakah yang sedang berlangsung sekarang?
degub2 resah itu kembali ada,
sungguh q nda inginkan sdkitpun hal buruk hadir,
meski resah ini seakan mengatakan lain.


dimanakah dirimu,
kabarkanlah meski hanya lewat mimpi,
meski hanya dalam bisikan angin malam,
ingin q lebih dekat lagi dengan mu,
bukan untuk membuat mu semakin nda berdaya,
tapi lebih untuk menguatkanmu,
andai saja,
andai,
kau cukup mempercayai q,
dan biarkan q disampingmu...

[pipiholic]

Some Exhausted Me

Pekik Hati

Kemarin q sendirian di belantara kebohongan ini...
Hari ini q masih sendirian di belantara kebohongan ini...
Lusa mungkin q masih tetap sendirian di belantara kebohongan ini...
Entah sampai kapan q kan tetap sendirian di belantara kebohongan ini...

Kesendirian q... Seperih kegelapan
Kesendirian q… Sepekat angan dan mimpi2 q
Kesendirian q… Tenggelam bersama tinta yang berserakan

Kemarin diri q adalah sepatah kata yang tak bersuara...
Hari ini diri q adalah sepotong senyum yang tak bermakna...
Lusa mungkin diri q adalah seonggok daging yang tak tersentuh rasa...
Entah sampai kapan q tetap sendirian dalam kefanaan...

Hari ini...
Ingin q menjelma menjadi sebuah tarian yang melenakan
Meski hanya berlangsung dalam semenit atas waktu Mu,
Hingga terdengar denting hati yang memekik tertahan,
Sekali, hanya berbunyi sekali saja,
Sepotong decak kagum,
Seru sorak sorai serta sekecup ciuman…


=============================================

Sudahi Sepi Ini

Hening dan kelam serta dingin menusuk relung,
Telah larut ketika q beranjak menuju peraduan,
Rebah lelah tubuhku diranjang,
Sampaikan salam pada langit dan bintang untuk dia,
Mencoba meraih mimpi tentangmu.
Ikrar cinta yang fasih terucap dulu slalu memaksa q mimpikanmu,
Sungguh tak kuasa q menahan keinginan,
Menanti kau hadir,
Tuk yakinkan q bahwa penantian ini tidaklah sia-sia..

Ketika bulan pantulkan cahayanya, ketika itu pula taman hati q tlah memilihmu,
Asa q memintamu tuk sadari cinta yang telah menjalar keseluruh ruang batin q,
Meski sering rasa ini memaksa q menitikan air mata

Potret dengan bingkai ungu itu jadi saksi,
Jatuhnya ribuan, jutaan bulir airmata dalam penantian panjang,
Segeralah sudahi rentetan sepi dan gundah ini,
Sayang...
Andai q mampu memutar hari,
Ingin secepatnya q sudahi penantian panjang ini,
Merajut kisah berbalut kasih,
Dan dengan janur kuning sebagai rambu terakhir satu penantian..



Bukan Sebagai Siapapun

Bukan Sebagai Siapapun

Disinilah perih yang tak pernah tertulis.
Terperangkap dalam lingkar kenistaan,
Dimana tikaman-tikaman hasratnya goreskan luka,
Tersayat, terperi dan tak terungkap..

Jauh tentang silam,
Kecintaan tentang hujan, malam, airmata dan darah,
Menjadi tinta q untuk merangkaikan puitis.
Pun seperti pesakitan yang terseok-seok atas nama cinta,
Tenggelam dalam pusaran yang tak bertepi.

Mengenai seorang yang tidak menyukai keterjagaan,
Yang berada dalam dunianya sendiri siang maupun malam,
Membangun kubah2 mimpi yang semakin tinggi dan megah,
Namun begitu gulita di dalamnya..
Hari-harinya telah terwakili oleh awan hitam,
Mengantarnya pada mimpi berkepanjangan yang menghanyutkan,
Bahkan, mempermainkan segala indra yang terpejam..

Terciptalah satu puisi tersunyi dari hati anak manusia,
Yang di rahmati segala kehampaan,
Untuk kemudian pergi setelah hadir bukan sebagai siapa-siapa.

Asa Ternanti


Tajam mata itu memandang 2 batang lilin yang hampir habis terlebur api..
Pelahan-lahan dan pada akhirnya habis..
Hingga tinggal kepingan2nya yang membuktikan bahwa lilin itu telah ikhlas..
Membiarkan dirinya terlebur..

Nyata semua adalah takdir yang mewarnai masa..
Tepi rangkaian yang sengaja dicipta oleh Nya..
Keikhlas demi sebuah asa serta seutas senyum..
Meski sering salah pemahaman mereka..
bMeski sering pula membuahkan luka..

Tersimpan rapi di sudut hati yang kosong..
Jauh dalam relung hati yang ini..
Jauh disudut sana..
Terongok keping kerinduan terselubung
Adakah mereka tahu..
Lengkingan dan jeritan seperti tersayat..
Adakah terdengar..

Menghela dengan berat..
Sudahlah.. 
biarlah semuanya berlalu..
Apa adanya..
Masih tetap ternanti hingga kelak masa kan tiba..

Sepotong Asa


Q salah bila ingin dirimu..
Q salah bila ingin rasamu..
Q salah bila ingin bahagiamu..
Q salah bila ingin dukamu..
Q salah bila ingin dekapmu..
Salahkah diriku..
Salahkah..

Haruskah q peluk bayangmu semata..
Haruskah q gapai harap ini dalam hampa..
Haruskah mata nanar menanti ragamu yg kini bgitu jauhnya..
Haruskah hela nafas tersendat rasa ingin..
Namuan tidak jua bersambut..
Haruskah q..
Haruskah..

Bersalah diri ini mengharap jiwa yang telah jauh..
Miliki hanya sebagian sukma yg tersisa..
Q tahu tiada mungkin kau pergi darinya..
Mentari benderang kau lihat cakrawala disana..
Tiada sebenderang cakrawala disini..
Terbiasa q dalam gelap dan hampa..
Terbiasa q menggapai tiada bersambut..
Merebah raga hingga kini merapat tanah..
Bertahan hanya menggenggam sepotong asa..

D’Masiv – Rindu Setengah Mati (OST Kejora dan Bintang Feat Kevin)


Rindu Setengah Mati


Aku ingin engkau ada disini
Menemaniku saat sepi
Menemaniku saat gundah

Berat hidup ini tanpa dirimu
Ku hanya mencintai kamu
Ku hanya memiliki kamu

Aku rindu setengah mati kepadamu
Sungguh ku ingin kau tahu
Aku rindu setengah mati

Meski tlah lama kita tak bertemu
Ku slalu memimpikan kamu
Ku tak bisa hidup tanpamu

Aku rindu setengah mati kepadamu
Sungguh ku ingin kau tahu
Ku tak bisa hidup tanpamu
Aku rindu…




[stasiun pasar turi surabaya]


Hati Yang Tidak Pernah Usai Menanti


Pipiholic, December 16th, 2009

" Just because somebody doesn't love you the way you want them to, doesn't mean they don't  love you with all they have"



yupz, i do..
katakanlah aq bodoh mempercayai smua tentang mu saat itu 
[bahkan sampai detik ini], 
andai smua org mengatakn pada q bahwa aq gila menyimpan ini, 
aq memaafkan mereka, 
mereka hanya nda tau, 
saat itu aq benar melihat dan merasakn kesungguhn dan kejujurn yg ada padamu, 
jg krn aq yakin bahwa yg km berikan untuk q adalah sungguh, 
sdikitpun nda ada keraguan, 
meski sgala nyata menyungkurkan aq pada kemustahilan..
tepat seperti quotes tersebut,
even u cant love me the way i want u to be, i do realize that ur love its true with all u have..
semoga bahagia disana dengan arah hidup yg telah terpilih..
hanya senyum ini yang q berikan untuk mengantarmu,
beserta doa q agar kbahagiaan menyertai dan dunia masih dapat menikmati senyumanmu..
seperti quotes berikut :

"It breaks your heart to see the one you love is happy with someone else, but it’s more  painful to know that the one you love is unhappy with you"


Till The End of Time



It don’t matter what happened in the past
Because what we have, it’s gonna last
You make me smile
Your worth my while
You let me know how you feel
Which lets me know you’re the real deal
You let me see, what you mean to me
Without you, who knows where I’d be?
When I’m not with you, I feel blue
Whoever knew, our love would be true?
When I think of you
There’s no other clue
How much I care for you
In so little time, I made you mine
And we’re gonna last, til the end of time!!
[pipiholic]

di tepian mimpi


ada mimpi yang teruntai bersama,
krn q ingat kau bilang bahwa sgala hal berawal dari mimpi,
ada tawa dan tangis mengiring,
selalu ada dan membagi hati,
kau yang memberikan makna hujan kali ini,
membasuh sgala resah dalam rengkuhan indah cinta,
masih sangat jelas dalam ingatan,
smua kata dan panggilan sayang,
nyata ada...



mungkin aq mulai merindukan smua itu,
mungkin aq sedang sangat merindukan bisikn sayang itu,
malam itu kau masih temani q hingga fajar,
malam itu kau masih bersama q,
dan aq tahu,
smua ini hanyalah mereka,
sempat terasa sakit,
dan q juga nda lagi berharap terlalu banyak,
meski mungkin harus q simpan sendiri mimpi bersama itu,
tapi aq yakin kuasa Tuhan,
dan bila kau memang untuk q,
bila hatimu MASIH mengarah pada q,
bila rindu mu MASIH untuk q,
yakin q kau kan kembali,
dan bangunkan q rumah kaca itu,
untuk berbahagia bersama malaikat kecil qt,
[salam q untuk dia]
berharap aq lah yg akan selalu menjadi sandaran lelahmu...

my own room

- another room -

I remember only this,
right now,
so far removed in place and time,
great windows framed the stars plus it skies,
the clock unwound its primal rhyme,
the ballad of the hours passing,
and kisses from a new moon smiling bright,
betrayed the night..


Memory decays,
only a sense remains of emptiness,
and im adrift
across the universe of that room.
I’m lost among the stars captured from my windows,
my red shift fading in the half-gloom
between the moon and dawn,
and It drains to grey,
the darkness and through haze,
somewhere,
in another room,
a piano plays.

[pipiholic]

freena pipiholic

freena pipiholic
another viewing of an exhausted heart